Pendahuluan
Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang diperkenalkan di Jawa sekitar 500 tahun yang lalu. Sejak saat itu, lembaga pesantren tersebut telah mengalami banyak perubahan dan memainkan berbagai macam peran dalam masyarakat Indonesia. Selain pesantren mempunyai peran tinggi terhadap pendidikan juga berkiprah sebagai lembaga dakwah masyarakat, sosial, budaya, ekonomi.
Dari tahun ketahun pesantren mengalami pembaharuan, variasi, dan perkembangan kurikulum sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Meskipun tidak terlepas dengan ciri utama pesantren, yakni adanya kiyai sebagai pemimpin, guru sebagai figur, santri sebagai faktor esensial, masjid sebagai pusat aktivitas kepesantrenan, kitab-kitab sebagai rujukan materi keagamaan, pondok atau asrama yang didukung dengan fasilitas lainnya. Sistem pendidikan pondok pesantren pun mampu bertahan dan tetap berkembang, karena sangat fleksibel terhadap keadaan yang terjadi di Indonesia.
Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat dan dibarengi dengan tuntutan zaman untuk menjawab tantangan kehidupan yakni : fitrah manusia sebagai kholifah atau pemimpin di bumi, maka pendidikan Islam alternative sangat diperlukan. Sehingga dengan berjiwa perjuangan dan keikhlasan yang tinggi dibentuklah Eco Pesantren Kampoeng Tauhiid Sriwijaya. Pesantren ini merupakan perpaduan pendidikan teori dan praktik, diharapkan dapat menjadi model dan aplikasi aktivitas peningkatan kualitas manusia seutuhnya (lahir-batin) lewat pendidikan.
Secara difinitif Eco pesantren dari susunan katanya, terdiri dari dua kata yang masing-masing mempunyai definisi berbeda. Eco diambil dari kata Ecology atau Ecosystem yang merupakan terminologi yang erat kaitannya dengan lingkungan hidup.
Sedangkan pesantren, sebagaimana definisi yang sudah umum dipahami adalah institusi pendidikan khas di Indonesia yang mengajarkan ilmu-ilmu keislaman. Dari masing-masing kata yang membentuknya, bisa dikatakan Eco Pesantren berarti sebuah institusi pendidikan Islam yang mempunyai penekanan pada aktivitas yang tanggap terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Di sisi lain Eco Pesantren Kampoeng Tauhiid Sriwijaya turut memberdayakan masyarakat dan memperkuat desa lewat peningkatan produksi pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan yang menunjang kesejahteraan hidup nasional hingga ke masa depan. Dan pada program kali ini akan difokuskan kepada komoditi yang menjadi kebutuhan dasar konsumsi para santri terdiri dari penanaman semangka biji, kacang panjang, terong, kangkung, bayam, gambas, sawi cabe dan palawija.
